Pukulan Telak bag「Baccarat betting」i AS, Taliban Temukan Gudang Berisi Senjata Canggih Mereka

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:GamblingHandicap

PBaccarat bettingersenjBaccarat bettingataan itu Baccarat bettingdipakai oBaccarat bettingleh "Negeri Uncle Sam" untuk cepat merespons jika Al-Qaeda atau Negara Islam Irak dan Suriah (ISIS) menyerang.

Dua gudang itu dilaporkan berisi ratusan ribu amunisi, persenjataan berat, rudal, bahkan suku cadang helikopter.

Dengan penemuan itu, maka kampanye AS untuk melancarkan serangan udara tanpa disokong markas di Afghanistan jadi terancam.

Baca juga: Taliban Serukan AS Berhenti Terbangkan Drone di Afghanistan

"Ini jelas pukulan telak bagi AS untuk operasi mereka melawan Al-Qaeda, ISIS, dan kelompok teror lainnya," kata sumber itu.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Negeri Uncle Sam" dan sekutunya menarik diri pada akhir Agustus, setelah Taliban merebut Kabul pada 15 Agustus.

Baca juga: Menhan AS Mengaku Terkejut Pasukan Afghanistan Runtuh di Hadapan Taliban

Sumber itu menjelaskan, AS terlalu kesulitan untuk mengangkut persenjataan mereka dari negara tetangga karena banyak wilayah sekitar Afghanistan rawan serangan musuh.

Dua gudang berisi senjata canggih itu ditemukan Taliban di Mazar-i-Sharif dan Herat, pukulan telak bagi Pentagon.

KABUL, KOMPAS.com - Kelompok Taliban dilaporkan menemukan gudang berisi senjata canggih yang ditinggalkan AS, jika suatu saat mereka harus kembali ke Afghanistan.

Sumber internal Washington mengungkapkan, suku cadang tersebut penting bagi mereka dalam serangan darat melawan teroris.

Banyak kalangan mengecam penarikan tersebut, dengan pejabat militer top mengakui mereka membuat membuat kebijakan yang salah.

Jika AS harus kembali ke Afghanistan, maka mereka bisa sewaktu-waktu mempersenjatai diri tanpa harus mengangkutnya secara susah payah.

"Mereka jelas tidak ingin kabar ini keluar. Karena mereka sudah malu dengan isu penarikan pasukan," jelas si sumber dilansir Daily Mirror Selasa (28/9/2021).

Militer meninggalkannya untuk berjaga-jaga jika musuh mereka bangkit, saat melakukan penarikan ke ibu kota Kabul.