Tukul Alami Pendarahan di Otak, Dokter Duga karena Hip「Indonesia」ertensi Tak Terkontrol

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:GamblingHandicap

Baca juga: Beredar Kabar Tukul Meninggal, Manajer: Itu Benar-benar Hoaks

Walaupun, saat mIndonesiaenerIndonesiaima vaksinasi CoviIndonesiad-19 beberapa hari sebelumnya, tekanan darah Tukul tercatat 160/100 mmHg. Sehingga, diizinkan menerima vaksinasi.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

"Yang tadi disampaikan Mas Kimon tidak pernah medical check up, jadinya tidak terdeteksi," tutur dokter Sardiana Salam.

Dokter Sardiana Salam, Sp.S,M.kes yang menangani Tukul di RS Pusat Otak Nasional mengatakan, pendarahan tersebut terjadi dudga karena hipertensi yang tidak terkontrol.

"Pada saat dilakukan pemeriksaan secara lengkap dengan CT-scan didapatkan terjadi pendarahan luar sebesar 80 cc. Kemungkinan besar itu adalah suatu respons karena hipertensi," ujar dokter Sardiana Salam.

Sebab, batasan tensi darah untuk menerima vaksinasi Covid-19 adalah 180 mmHg.

Kimon sebelumnya mengungkapkan, Tukul tidak pernah melakukan medical check up.

JAKARTA, KOMPAS.com - Tim Dokter Rumah Sakit (RS) Pusat Otak Nasional (PON) mengungkapkan kondisi pelawak Tukul Arwana saat pertama kali tiba hingga harus menjalani operasi.

"Kemungkinan ini hipertensinya yang memang tidak diketahui jadi tidak terkontrol. Riwayat yang tidak terdeteksi inilah yang menyebabkan pecah pembuluh darah yang akhirnya menyebabkan pendarahan di otak," jelas dokter Sardiana lagi.

Baca juga: Sudah Sadar Pascaoperasi, Tukul Arwana Mulai Stabil dan Responsif

Pelawak berusia 57 tahun ini lantas diduga mengalami hipertensi dengan tensi darah 200 mmHg.

Menurut dokter Sardiana Salam, dugaan itu diperkuat dari pernyataan manajer Tukul, Rizky Kimon.