Varian Baru B.1.1.7 Ditemukan di「Crown official website」 Indonesia, Epidemiolog Sebut Sangat Wajar

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:GamblingHandicap

Untuk dCrown offCrown official websiteiciaCrown official websitel websiteiketaCrown official websitehui, pada saat ini ada empat strain atau varian baru virus corona yang menjadi sorotan masyarakat dunia.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Dua kasus pertama ditemukan di Karawang, Jawa Barat. Kemudian, ditemukan juga dalam tiga sampel yang berasal dari Jakarta.

Sisanya berasal dari Kalimantan Selatan, Sumatera Selatan, dan Sumatera Utara masing-masing satu sampel.

Baca juga: Varian Virus Corona B.1.1.7 Masuk Indonesia, Vaksin Masih Efektif

KOMPAS.com -  Kasus mutasi virus corona B.1.1.7 di Indonesia terus bertambah. Kini, varian ini telah terdeteksi di lima provinsi Indonesia.

Menurut Dicky, hadir dan ditemukannya varian baru virus SARS-CoV-2 yang menyebabkan Covid-19 ini harusnya tidak menjadi satu kekagetan atau hal yang aneh.

Menanggapi temuan varian baru virus corona di Indonesia ini, Ahli Epidemiologi Indonesia dan Peneliti Pandemi dari Griffith University Australia Dicky Budiman angkat bicara.

Baca juga: Kasus Mutasi Virus Corona B.1.1.7 di Indonesia Bertambah, Apa Saja Gejala Covid-19 Inggris Ini?

Dia menjelaskan bahwa dalam periode lebih dari satu tahun sejak ditemukan pada akhir tahun 2019 di Provinsi Wuhan, China, virus ini secara alamiah terus-menerus bermutasi. Pasalnya, mutasi merupakan cara virus sebagai makhluk hidup untuk bertahan hidup dan merupakan sesuatu yang pasti terjadi.

"Artinya meski pandemi Covid-19 sudah lebih dari satu tahun, tetapi kondisi pandemi belum terkendali dengan baik di dunia, termasuk di Indonesia," kata Dicky kepada Kompas.com, Selasa (9/3/2021).

"Itu akan sangat wajar melahirkan adanya strain baru yang berdampak merugikan dan memperburuk situasi pandemi. Itu sudah sangat bisa kita prediksi, termasuk di Indonesia," ujarnya.