Jelang New Normal PSBB Dilonggarkan, A「Online Baccarat Sports」pa Saja Indikator Penerapannya?

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:GamblingHandicap

Isu new normal ini pun menjadi perdebaOnline Baccarat Sportsonline Baccarat Sportstan antar keOnline Baccarat Sportslompok, tentang kapan dan bagaimana sebaiknya new normal di tengah pandemi Covid-19 bisa diterapkan.

Penurunan jumlah kasus positif selama dua Minggu sejak puncak terakhir kurang lebih 50 persen.

Terkendali yang dimaksudkan ini bisa dilihat dari berkurangnya angka reproduksi, proporsi positif dari total pemeriksaan yang menurun, atau penemuan penularan komunitas yang semakin kecil.

Secara epidemiologi, kata Panji, memang idealnya new normal bisa dilakukan kalau sudah tidak ada kasus baru lagi.

Baca juga: PSBB Jakarta Akan Berakhir, Siapkah New Normal Awal Juni?

Menjawab hal itu, Dosen Departemen Ilmu Kesehatan Masyarakat dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran, Dr Panji Hadisoemarto MPH mengatakan perlu ada pertimbangan kapan new normal benar-benar bisa dilakukan.

bWarga menggunakan masker saat menumpangi bus transjakarta di Jl. Letjen S. Parman, Jakarta Barat, Senin (4/5/2020). Provinsi DKI Jakarta memasuki pelaksanaan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang diperpanjang ke tahap kedua. Tujuan PSBB ini adalah untuk menekan penyebaran virus corona (Covid-19).

KOMPAS.com- New Normal atau kenormalan baru semakin ramai diperbincangkan dan disebut-sebut dalam rancangan timeline yang beredar luas akan dimulai pada awal Juni mendatang.

1. Tidak ada atau terkendali kasus Covid-19

Adapun penerapan new normal bisa dimulai jika sudah melengkapi beberapa indikator epidemiologi diantaranya sebagai berikut.

"Tapi setidaknya kalau penyebaran sudah terkendali," ujar dia.

Menurut dia, keadaan new normal tidak bisa diberlakukan untuk keseluruhan wilayah Indonesia.

Baca juga: Nekat Berkerumun saat PSBB, Ingat Risiko Penularan Virus Corona Tinggi

"Jadi, kota mana yang masuk new normal di bulan Juni? Tidak bisa bilang Indonesia mau masuk new normal bulan Juni, terlalu heterogen," kata dia saat dihubungi terpisah.

"Menurut saya, kapannya (new normal diberlakukan) harus diputuskan setelah, bukan sebelum asesmen risikonya selesai," kata Panji kepada Kompas.com, Rabu (27/5/2020).

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email