Malaysia Online Gambling Company_Buy lottery tickets online_Online betting company_Football betting app

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:GamblingHandicap

Ada kalanya kamu bekerja dengan tidak efektif. BerjamIndIndonesiaonesia-jam duduk di depan layar komputer mengIndonesiahadapi tugas-tugasmu, tapi tidak bisa menyelesaikan satu tugas pun.

– Setelah makan siang, selesaikan rancangan promosi untuk bulan depan.

Satu-satunya yang bisa dilakukan adalah melawan rasa malasmu sendiri. Jam kerja sebaiknya bisa dimanfaatkan dengan baik. Daripada terpaksa lembur dan menyelesaikan pekerjaan di rumah, sebaiknya tuntaskan kewajibanmu segera.

Yang paling sulit dalam menyelesaikan pekerjaan adalah saat memulainya. Kadang, kamu terlebih dulu membayangkan bahwa tugas-tugasmu terlalu sulit sehingga kamu tidak akan mampu untuk menyelesaikannya. Rasa takut membuatmu enggan segera membuka folder pekerjaan yang sudah menunggu.

Jangan hanya sedih atau kesal ketika gagal menyelesaikan tugas-tugasmu. Daripada menyesal, lebih baik temukan apa sebabnya. Ketika sudah menyadari kesalahan yang kamu lakukan, kamu bisa mulai memperbaikinya dari sekarang. Semangat!

Sebaiknya, datanglah lebih awal ke kantor. Luangkan waktu untuk tenang dan meyakinkan diri bahwa kamu bisa menyelesaikan semua tugasmu. Jangan membuang waktu di awal hari dengan memikirkan tugas yang akan kamu kerjakan. Ingatlah bahwa kamu sedang berpacu dengan waktu – menyelesaikan semua tugas tepat saat jam kerjamu berakhir.

Ini biasanya disebabkan kurangnya kemampuan mengontrol diri. Kamu tidak fokus, tidak percaya diri, bahkan merasa tertekan dengan tugas-tugasmu sendiri. Selain tidak bisa maksimal, bekerja dengan cara ini hanya akan membuatmu lelah.

Singkirkan hal-hal yang mendistraksi pekerjaanmu. Pikirkan bahwa kamu akan punya waktu luang untuk ponsel dan media sosial setelah semua pekerjaanmu selesai.

Dari beberapa tugas yang diberikan padamu, buat perbandingan dalam 4 poin penting: kualitas, kuantitas, urgensi, dan kecepatan. Kamu harus menentukan prioritas tugasmu. Urutkan mana yang paling menyita tenaga dan pikiranmu. Misalnya kamu seorang staff marketing, maka rincikan tugasmu sebagai berikut:

Biasanya, menunda pekerjaan erat kaitannya dengan distraksi yang sudah dijelaskan di poin sebelumnya. Kamu bisa menunda pekerjaan karena rasa malas dalam dirimu sendiri. Tapi, ada kalanya kamu terpaksa menunda pekerjaan lantaran kondisi kantor yang tidak kondusif atau rekan kerja yang mengganggu.

Daripada memforsir diri, lebih baik kamu beristirahat sejenak. Gunakan 15-20 menit untuk bermeditasi, tidur siang, atau menenangkan pikiran. Jangan merasa bersalah meninggalkan pekerjaan selama 15-20 menit ini. Ketika kamu sudah segar kembali, kamu akan bisa bekerja dengan jauh lebih baik. Pikirkanlah tujuan ini saja.

Sukses atau tidaknya kamu menyelesaikan pekerjaan juga ditentukan oleh kemampuanmu menentukan prioritas. Sekalipun bisa menyusun daftar tugas dengan baik, kamu masih bisa gagal ketika tidak memprioritaskan pekerjaan di atas hal-hal lain.

Padahal kamu merasa sudah memaksimalkan kinerjamu setiap harinya. Lantas kenapa kira-kira kamu tetap gagal menyelesaikan tugas? Mungkin, tanpa disadari kamu melakukan hal-hal di bawah ini…

Misalnya, kamu terbiasa meletakkan ponsel di atas meja kerjamu dan sesekali akan memeriksanya ketika ada pesan masuk. Selain itu, kamu mungkin tidak bisa lepas dari media sosial dan terbiasa membuka akun pribadimu setiap saat.

Deadline punya peranan penting dalam pencapaianmu. Jangan anggap deadline sebagai tekanan, melainkan sebuah motivasi. Ketika bisa menyelesaikan pekerjaan sebelum deadline, berarti kamu sudah mencapai sukses.

Jadwal kerja akan membantum mengingat tugas-tugas satu persatu, mulai dari yang paling sulit hingga yang paling mudah dan cepat diselesaikan. Tanpa jadwal kerja dan komitmen kuat untuk menerapkannya, mustahil kamu bisa bekerja dengan baik.

Atasan bisa sewaktu-waktu memberimu tugas tambahan. Rekan kerja mungkin juga meminta bantuanmu. Dosen juga bisa seenak jidat memberikan tugas paper yang harus selsai dalam semalam. Tapi, kamu bisa meyakinkan dirimu untuk tetap memprioritaskan tugasmu sebelumnya sekalipun menerima tugas lainnya. Catatannya, kamu tetap harus bisa mengukur kemampuanmu sendiri.

Gagal menyelesaikan tugas tentu bukanlah hal yang menyenangkan. Melewatkan tenggat waktu yang sudah ditetapkan atasan atau dosenmu meninggalkan perasaan berdosa yang tidak nyaman. Akhirnya seringkali kamu merasa kesal lantaran tidak bisa memenuhi tanggung jawabmu dengan baik.

Namun menuntaskan semua tugasmu tak selalu mudah. Ada kalanya kamu terganjal rasa malas hingga akhirnya gagal mengikuti jadwal kerja yang sudah disusun dengan rapi.

Penting untuk menganalisa kinerjamu sendiri. Ketika gagal menyelesaikan laporan praktikum atau tugas-tugas di kantor, tentu ada alasan-alasan yang melatarbelakanginya. Pikirkan hal-hal yang bisa mendistraksi pekerjaan dan membuatmu malas.

– Gunakan sisa waktu untuk menyiapkan materi rapat untuk besok.

Menunda pekerjaan dapat dihindari dengan cara menjaga fokusmu. Jadikan deadline dan keinginan menyelesaikan tugas sebagai motivasi dalam dirimu sendiri.

Agar bisa sukses menyelesaikan tugas, kamu butuh ekspektasi yang jelas. Bukan sekedar “pokoknya selesai secepatnya”, jelaskan dengan rinci bagaimana kamu harus menuntaskan tugas-tugasmu itu. Jangan biarkan pikiran yang berantakan justru memperburuk keadaanmu. Misalnya Hipwee pernah mengulas tentang metode mengelola ruang pikiran dengan cara kompartementalisasi ini.

Menunda pekerjaan berarti kamu merelakan hari kerjamu berantakan. Menunda pekerjaan sama halnya mengacaukan jadwal kerja yang sudah kamu susun sebelumnya.

– Membuat laporan penjualan bulan kemarin di awal hari.

Jangan sekali-kali melewatkan deadline pekerjaanmu karena hal ini sama saja membiarkan diri menjadi malas. Jika hari ini kamu melewatkan deadline, bisa-bisa besok dan lusa kamu akan melakukan hal yang sama.

Kamu tertekan bahkan sebelum mulai mengerjakan tugas via i.huffpost.com