Baccarat casino advantage_Betting Platform Collection_Buy lottery app_Baccarat simple best strategy_Best online casino in Indonesia

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:GamblingHandicap

PemerhBettBetting skillsing Betting skiBetting skillsllsSkillsaBetting skillsti Tanda-Tanda Sesederhana Titik Dua Tutup Kurung

Semoga menjadi pelajaran berharga untuk kita semua ya untuk bisa menjaga lisan. Karena kita nggak tahu apa efek dari perbuatan kita tersebut.

Penulis

Kasus “ikan asin” yang menjerat nama presenter Rey Utami dan Pablo Benua, serta Galih Ginanjar, hingga kini masih terus bergulir. Sejak pertengahan tahun lalu, terdakwa yang diberi sebutan “trio ikan asin” ini mendekam di balik jeruji besi. Mereka harus mempertanggungjawabkan video yang mereka buat dan diunggah melalui channel YouTube Rey dan Pablo tersebut.

Kemarin (20/1), Rey, Pablo, dan Galih kembali menjalani sidang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Dilansir dari laman kompas.com, sidang kali ini memiliki agenda putusan sela majelis hakim yang akan didengar oleh mereka bertiga sebagai terdakwa. Penampilan Rey kemarin cukup mengundang pertanyaan. Pasalnya, mata sebelah kirinya terlihat bengkak. Sebelum sidang dimulai, Rey menjelaskan kalau ia mengalami pembuluh darah pecah di bagian mata sebelah kiri. Hal tersebut dikarenakan dirinya menangisi sang anak terus-terusan. Rey sangat rindu dengan bayinya yang kini udah berusia 1,5 tahun tersebut. Setelah sekian lama, beberapa waktu lalu Rey akhirnya berkesempatan bertemu dengan sang anak. Ia dan Pablo sampai berurai air mata karena rindu dengan bayi laki-lakinya tersebut.

Di satu sisi, Rey merasa khawatir dengan kondisi sang anak. Apalagi anaknya tersebut sedang dalam masa penting pertumbuhan dan juga masa-masa imunisasi. Rey merasa bersalah karena nggak bisa menemani sang anak di waktu-waktu penting seperti ini. Namun apa daya, dirinya kini masih harus mempertanggungjawabkan apa yang telah ia perbuat beberapa waktu lalu.

Kurang lebih setengah tahun berlalu, sidang kasus “ikan asin” ini masih terus berlanjut. Kemarin, ketiganya kembali duduk di ruang sidang untuk melanjutkan proses hukum kasus mereka.